
Presiden Ukraina, Vladimir Zelensky, membagikan sebuah video baru yang menunjukkan interogasi seorang tentara Korea Utara yang ditangkap oleh pasukan Ukraina.
+ Komando Inggris Dikerahkan ke Arktik dalam Misi Strategis NATO
Dalam video tersebut, tentara yang terlihat bingung itu mengaku tidak ingat saat dirinya ditangkap. Ia mengatakan bahwa dirinya terluka dan tidak dapat bergerak, sementara unitnya mundur dan meninggalkannya. Menurut kesaksiannya, ia bertahan sendiri selama 3 hingga 5 hari sebelum ditemukan oleh pasukan Ukraina.
Dokumen tentara tersebut, yang dikeluarkan di Rusia, tidak mencantumkan nama aslinya dan tidak menyertakan foto, sehingga memunculkan pertanyaan tentang identitas aslinya dan alasan keberadaannya dalam perang tersebut.
Zelensky menyoroti situasi ini dalam sebuah pernyataan resmi, dengan mengatakan:
“Dunia akan mengetahui seluruh kebenaran tentang bagaimana Rusia menggunakan orang-orang ini, yang tumbuh dalam kehampaan informasi total, tidak tahu apa-apa tentang Ukraina, dan hanya digunakan oleh Rusia untuk melanjutkan dan memperluas perang ini. Hanya Rusia yang membutuhkan perang ini.”
Zelensky Releases Video of Interrogation of Captured #NorthKorean #Soldier
Ukrainian President Vladimir Zelensky shared a new video showing the interrogation of a North Korean soldier captured by Ukrainian forces.
In the video, the visibly confused soldier claims he does not… pic.twitter.com/uk16o7J8tb
— VBR news / STD (@VerborumO) January 14, 2025
Ukraina Mengusulkan Penyerahan Tahanan Korea Utara
Sebelumnya, pemerintah Ukraina mengusulkan solusi diplomatik kepada pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. Tawaran tersebut mencakup penyerahan tahanan Korea Utara yang ditangkap, dengan syarat Pyongyang membantu mengatur pertukaran tahanan perang dengan Rusia.
Video dan pernyataan Zelensky memperkuat kritik internasional terhadap Rusia atas penggunaan tentara asing dalam konflik yang, menurut presiden Ukraina, hanya didorong oleh kepentingan Kremlin.
Sumber dan gambar: Telegram Zelensky official.
